BADAN DAN LEMBAGA PERLINDUNGAN KONSUMEN
BadanWebsite
Laskar Peduli Pendidikan 5
Lembaga Perlindungan Konsumen Air Bersih 7
Lembaga Perlindungan Konsumen Depok (LPKD) 6
MADANIA 8
WORK FLOW PENGADUAN BARANG BEREDAR DAN JASA

 

MENGAMANKAN MAINAN ANAK DARI BAHAN BERBAHAYA, DISPERINDAG BANTEN LAKUKAN PENGAWASAN     

 

Serang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten melakukan Pengawasan Barang Beredar/Jasa dengan fokus pengawasan pada SNI Wajib Mainan Anak di 8 (delapan) Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten. Dikatakan H. Babar Suharso, ST, M.Si selaku Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten saat ditemui dikantornya menuturkan bahwa tujuan pengawasan SNI Wajib pada mainan anak adalah untuk memberikan aspek Keamanan, Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan Hidup (K3L) kepada konsumen, terutama dalam hal ini adalah anak-anak. Melalui kegiatan ini jg, Kadisperindag Provinsi Banten berharap agar terpenuhinya hak-hak konsumen, pelaku usaha yang bertanggung jawab, dan tertib niaga di bidang perdagangan di Provinsi Banten segera terwujud. Selanjutnya Babar menjelaskan, adapun parameter pengawasan pada SNI Wajib mainan anak ini adalah pelabelan pada kemasan produk, teutama label SNI, NRP/NPB, Label Bahasa Indonesia, Label Harga, Tanda Bahaya, Nama Produsen atau Importir serta Negara asal pembuat produk tersebut Apalagi saat ini, beliau menuturkan bahwa dengan telah terbitnya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dimana kewenangan Pengawasan Barang Beredar/Jasa saat ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi yang sebelumya adalah kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota. Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Banten terutama Dinas Perindustriaan dan Perdagangan Provinsi Banten memiliki kewenangan penuh terhadap pengawasan Barang Beredar / Jasa di Wilayah Provinsi Banten, terutama focus pada pengawasan terhadap barang – barang yang sudah diterapkkan SNI Wajib, termasuk yang saat ini kami lakukan adalah pengawasan terhadap SNI Wajib pada mainnan anak. Ditempat terpisah, Kepala Seksi Pengawasan Barang Beredar/Jasa dan Tertib Niaga Disperindag Provinssi Banten, Bedi Humaedi menjelaskan bahwa Kebijakan pengawasan terhadap SNI Wajib pada mainan anak merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam penerapan SNI Wajib karena penerapan SNI Wajib ini tidak akan efektif tanpa dukungan pengawasan yang efektif. Selain itu, kebijakan dan pelaksanaan pengawasan SNI Wajib terhadap mainan anak di pasaran untuk memastikan bahwa ketentuan SNI Wajib sudah dipatuhi oleh pelaku usaha mainan anak di Provinsi Banten. Pelaksanaan pengawasan ini juga mengacu kepada Undang – Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan. Peraturan tentang standar mainan yang aman di Indonesia yaitu SNI Wajib pada mainan anak berlaku sejak tanggal 30 April 2014. Semua mainan anak di Indonesia harus memenuhi SNI, dan ini diperoleh melalu jalur sertifikasi. Jadi nantinya kita bisa memastikan keamanan mainan anak melalui logo sertifkasi SNI pada mainan yang dibeli. Selain itu karena aturan sertifikasi ini, tentu pengusaha mainan anak tidak segan-segan lagi berinvestasi untuk memproduksi mainan yang baik dan aman, karena adanya kepastian hukum untuk bersaing secara sehat. Walaupun pemberlakuan SNI Wajib pada mainan anak sudah diterapkan, namun berdasarkan hasil pengawasan di sejumlah Toko Mainan Anak yang berada di 8 (Delapan) Kabupaten/Kota masih banyak ditemukan sejumlah mainan anak yang belum dilengkapi parameter pelabelan pada produk mainan anak. Beliau jg menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengawasan barang terhadap mainan anak ini, kami lakukan pembinaan kepada pelaku usaha mainan anak agar selalu mengedepankan perlindungan konsumen dalam melakukan usaha mainan anak, terutama pelaku usaha mainan anak agar menjual produknya yang sudah memenuhi parameter SNI Wajib pada produk mainan anak. Begitu juga untuk memastikan SNI Wajib pada mainan anak tersebut Asli atau Palsu, kami melakukan pengujian di laboratorium yang sudah bersertifikasi internasional dan terpercaya. Demikian, Semoga Bermanfaat...!! By. Enjat Sikoncer